Model Pembelajaran GI: Pengertian, Tujuan, Sintaks, Kelebihan dan Kekurangan
Model pembelajaran ini termasuk ke dalam model pembelajaran kooperatif yang menekankan kerja sama kelompok dalam mencari, mengolah, dan menyampaikan informasi. Dengan adanya kerja sama dalam kelompok, peserta didik dapat saling bertukar pendapat serta belajar menghargai pendapat orang lain.
Pengertian Model Pembelajaran GI
Model
Group Investigation atau yang biasa disingkat GI merupakan salah satu tipe
model pembelajaran kooperatif yang di dalamnya terdapat kelompok-kelompok kecil
yang nantinya akan melakukan diskusi dan investigasi untuk mencapai tujuan
pembelajaran yang diinginkan.
Dalam
model pembelajaran ini, peserta didik tidak hanya menerima informasi dari guru,
tetapi juga mencari dan mengumpulkan informasi secara mandiri bersama
kelompoknya. Guru berperan sebagai pembimbing yang mengarahkan jalannya proses
pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Melalui
model pembelajaran GI, peserta didik diharapkan mampu meningkatkan kemampuan
berpikir kritis, bekerja sama, berkomunikasi, serta bertanggung jawab terhadap
tugas kelompok yang diberikan.
Tujuan Model Pembelajaran GI
Adapun
tujuan dari model pembelajaran GI di antaranya adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran.
- Melatih kemampuan kerja sama dalam kelompok.
- Membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
- Melatih peserta didik dalam mencari dan mengolah informasi.
- Meningkatkan kemampuan komunikasi dan presentasi peserta didik.
Sintaks Model Pembelajaran GI
Adapun
sintaks dari model pembelajaran GI adalah sebagai berikut.
| Sintaks | Kegiatan Guru | Kegiatan Siswa |
|---|---|---|
| Mengidentifikasi topik/memilih topik | Menyiapkan topik sebanyak kelompok peserta didik yang akan dibentuk dan pembentukan kelompok yang dipilih secara heterogen. | Memperhatikan dan mengeksplorasi ingatannya bersama guru. |
| Perencanaan kooperatif/ merencanakan kerjasama | Menjelaskan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran dan menjelaskan bagaimana prosedurnya. | Mendengarkan instruksi guru dan mulai membagi tugas masing-masing. |
| Implementasi | Menjelaskan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran dan menjelaskan bagaimana prosedurnya. | Mencari informasi dan mengumpulkan informasi mengenai tugas yang diberikan kemudian dilanjut diskusi untuk bertukar pendapat. |
| Analisis dan sintesis | Membimbing peserta didik dalam penyusunan laporan yang baik dan benar. | Menganalisis dan mengsintesis beberapa informasi yang telah dikumpulkan ke dalam bentuk laporan secara sistematis. |
| Presentasi hasil final | Membimbing peserta didik untuk melakukan presentasi, sekaligus mengatur jalannya presentasi pemahaman yang benar. | Setiap kelompok baik seluruhnya atau perwakilan mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. |
| Evaluasi | Memberikan evaluasi seluruh kegiatan peserta didik dari kelompok satu sampai akhir. Evaluasi dapat dilakukan dengan pemberian tugas. | Memberikan saran atau umpan balik kepada kelompok lain atau dengan anggota kelompok mereka sendiri. |
Kelebihan dan Kekurangan Model GI
Model pembelajaran GI memiliki beberapa kelebihan, di antaranya sebagai berikut:
- Melatih kerja sama antar anggota kelompok.
- Meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik.
- Membantu peserta didik lebih aktif dalam proses pembelajaran.
- Melatih kemampuan berpikir kritis dan investigatif.
- Menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam kelompok.
- Membantu peserta didik belajar menghargai pendapat orang lain.
- Membuat proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan tidak monoton.
Selain memiliki kelebihan, model pembelajaran GI juga memiliki beberapa kekurangan, antara lain sebagai berikut:
- Membutuhkan waktu pembelajaran yang cukup lama.
- Tidak semua peserta didik aktif dalam kegiatan kelompok.
- Guru perlu melakukan pengelolaan kelas yang baik agar diskusi berjalan dengan tertib.
- Membutuhkan kesiapan peserta didik dalam bekerja sama dan mencari informasi.
- Apabila kerja sama kelompok kurang baik, tujuan pembelajaran akan sulit tercapai secara maksimal.
Penerapan Model Pembelajaran GI di Sekolah Dasar
Model
pembelajaran GI dapat diterapkan pada berbagai mata pelajaran di sekolah dasar,
seperti IPA, IPS, Bahasa Indonesia, maupun PPKn. Misalnya pada pembelajaran
IPA, peserta didik dapat melakukan investigasi sederhana mengenai lingkungan
sekitar kemudian menyampaikan hasil pengamatannya dalam bentuk laporan atau
presentasi kelompok.
Melalui
kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi
juga belajar bekerja sama, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat dengan baik.
Penutup
Model
pembelajaran Group Investigation (GI) merupakan salah satu model pembelajaran
kooperatif yang dapat membantu peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses
pembelajaran. Melalui kegiatan investigasi dan kerja sama kelompok, peserta
didik dapat belajar mencari informasi, berdiskusi, serta menyampaikan hasil
yang diperoleh secara bersama-sama.
Selain
meningkatkan kemampuan berpikir kritis, model pembelajaran GI juga dapat
melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab peserta didik.
Oleh karena itu, model pembelajaran ini dapat menjadi salah satu alternatif
yang dapat digunakan guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan
bermakna.
Sumber
- Fadly, W. (2022). Model-Model Pembelajaran untuk Implementasi Kurikulum Merdeka. Bantul: Bening Pustaka.
- Shoimin, A. (2020). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
